Fitur Remix AI Spotify Berbayar Dikabarkan Meluncur 2027

Spotify menyiapkan layanan cover dan remix lagu berbasis AI untuk pelanggan Premium. Rilis dan harganya belum dikonfirmasi.

Redaksi Vokafolks · 3 menit baca WhatsAppX
Fitur Remix AI Spotify Berbayar Dikabarkan Meluncur 2027

Fitur remix AI Spotify disiapkan sebagai layanan tambahan berbayar. Tapi fiturnya belum rilis dan harganya belum resmi.

Remix AI Spotify adalah rencana layanan untuk pelanggan Premium yang memungkinkan pengguna membuat cover dan remix lagu dengan bantuan AI. Layanan ini disebut berbayar dan berlandaskan persetujuan, kredit, serta kompensasi bagi artis dan penulis lagu yang ikut. Hingga 5 November 2026, Spotify belum mengumumkan tanggal rilis maupun harga resmi.

Lihat juga: Kenapa Konser BTS Indonesia Disiarkan ke Bioskop 80 Negara

Sejak Kapan Fitur Remix AI Spotify Ramai Dibahas?

Semuanya mulai 21 Mei 2026. Hari itu Spotify dan Universal Music Group mengumumkan kesepakatan lisensi untuk cover dan remix buatan penggemar.

Fiturnya disebut sebagai layanan tambahan berbayar bagi pelanggan Premium. Kata Spotify, fiturnya berlandaskan persetujuan, kredit, dan kompensasi bagi artis dan penulis lagu yang ikut. Artis dan penulis lagu juga bisa ikut berbagi nilai yang dihasilkan. Saat itu belum ada jadwal rilis.

Apa yang Baru dari Kabar 30 Oktober?

Laporan yang beredar pada 30 Oktober 2026 menyebut Spotify menargetkan peluncuran di kuartal pertama 2027. Informasinya datang dari orang yang paham rencananya, bukan pengumuman resmi.

Lihat juga: Arti Istilah Gen Z yang Sering Muncul di Media Sosial

Ada empat hal yang disebut dalam laporan tersebut.

  • Spotify mempertimbangkan pengumuman sekitar Grammy Awards pada Februari.
  • Pengguna bisa mengubah lagu folk jadi dance, atau membuat artis tampil seolah menyanyikan lagu artis lain.
  • Royalti remix buatan penggemar kembali ke artis asli.
  • Jumlah putar remix dihitung untuk lagu asli di chart Spotify.

Berapa Biaya Tambahannya dan Berlaku di Indonesia?

Angka yang beredar adalah US$4 sampai US$5 per bulan, di luar langganan Premium. Pemberitaan Indonesia mengonversinya jadi sekitar Rp73.000 sampai Rp91.000.

Angka itu masih bahan pertimbangan, bukan tarif resmi. Untuk gambaran di Amerika Serikat, Premium Individual naik jadi US$12,99 per bulan pada Februari 2026. Ditambah fitur AI, totalnya sekitar US$17 sampai US$18.

Lihat juga: Syarat Johnny Depp Kembali ke Pirates of the Caribbean

Belum ada informasi harga atau ketersediaan untuk pelanggan di Indonesia. Hitungan rupiah di atas sebatas perkiraan.

Kenapa Sebagian Pengguna dan Musisi Masih Ragu?

Setelah pengumuman Mei, sebagian pengguna di forum Reddit r/Music menyatakan keberatan. Bahkan ada yang berhenti berlangganan karena Spotify memasukkan AI ke musik. Dalam pengumuman 21 Mei, Spotify menyebut fiturnya berlandaskan persetujuan, kredit, dan kompensasi bagi artis dan penulis lagu.

Di sisi pendengar, minatnya ada. Survei MIDiA Research kuartal pertama 2026 mencatat 54 persen responden tertarik memodifikasi audio. Pada usia 16 sampai 19 tahun angkanya 80 persen. Kalau kamu penasaran soal tren lain di hiburan, ada juga rubrik musik yang bisa dibuka.

Dari sisi musisi, persetujuan artis populer disebut lebih sulit didapat. Artis tetap boleh menolak walau labelnya sudah bekerja sama dengan Spotify.

Apa yang Belum Dijawab Spotify?

Per 5 November 2026, daftarnya masih panjang. Spotify belum mengonfirmasi jadwal, harga, dan nama artis yang ikut.

Lisensi baru dipegang Universal Music Group, Merlin, dan Believe. Sony Music dan Warner Music disebut masih bernegosiasi.

Jadi pertanyaan terbukanya, kapan Spotify mau bicara soal harga dan siapa saja artis yang ikut? Jawabannya baru bisa datang dari Spotify sendiri, mungkin menjelang Grammy Awards bulan Februari.

Masih Penasaran?

Apakah remix AI Spotify sudah bisa dipakai?

Belum. Hingga 5 November 2026 belum ada tanggal rilis resmi dari Spotify. Laporan terbaru hanya menyebut target kuartal pertama 2027, itu pun belum dikonfirmasi pihak Spotify.

Berapa harga remix AI Spotify di Indonesia?

Belum ada harga resmi, bahkan belum ada kabar apakah fitur ini masuk Indonesia. Angka US$4 sampai US$5 per bulan baru sebatas pertimbangan yang dilaporkan.

Sumber dan Konteks

Dirangkum Vokafolks dari unggahan dan media yang tertaut di atas supaya kamu tidak kudet. Terakhir dicek 5 November 2026.

Baca juga